Senin, 18 Juli 2011

2 gerbang pencapaian

aku masuk kedalam ruangan yang berbeda

rasanya seperti tinggal dalam ruangan kedap suara

aku melihat orang berlalu-lalang, tapi tak seorangpun melirikku

tapi rasanya tetap hampa

mereka tersenyum

penuh dengan kedamaian

tapi tak sedikitpun aku merasakan kedamaian itu

aku harap aku sudah benar bangun dari bunga tidur

aku ingin menjalaninya dari kenyataan

aku masih belum dapat menentukan pilihan

hatiku mengatakan aku dapat tinggal di tempat itu

tapi fikiranku melayang ke suatu tempat yang bukan seharusnya


hingga aku berjalan mendekati ruangan itu

melihat raut wajah karibku

yang mengatakan bahwa dia bahagia tinggal disana


aku melirik ruangan itu

dan sempat terlintas jika aku berada diruangan itu

pencapaian juga targetku akan lebih mudah ku raih

rasanya semua akan lebih mudah dari sebelumnya


tapi

aku pun tidak tau akan menjadi apa dan siapa nantinya jika aku masuk ke ruangan itu

hingga aku melihatmu lagi

kau menyakinkanku terhadap tempat yang sudah membuka pintu dan menerimaku disana

kau meyakinkanku bahwa aku dapat bertahan disana

dan menjadi yang paling cemerlang dan bersinar disana

raut wajah dan ucapanmu itu membuat ku semakin yakin...

bahwa kini aku semakin bingung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar